Berita

Konsolidasi Organisasi Muhammadiyah di Panawuan: Refleksi Akhirat, Keteguhan Ideologi, dan Komitmen pada Gerakan yang SMART

GARUT – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Panawuan menyelenggarakan Rapat Kerja yang bertujuan untuk Konsolidasi Organisasi, Evaluasi, dan Perencanaan Program Kerja ke depan. Dalam sambutannya yang menggetarkan hati, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut mengawali forum dengan refleksi mendalam tentang kehidupan akhirat.

“Kita awali dengan renungan: di akhirat nanti, kita akan sendiri-sama mempertanggungjawabkan kisah hidup masing-masing. Hari ini kita masih bisa saling mengingatkan, menasihati, dan berbuat bersama. Namun, kelak di sana, kesempatan itu sudah tidak ada,” ujarnya, menekankan pentingnya memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk beramal dan membangun organisasi.

Beliau kemudian menguraikan tiga pokok pikiran mendasar yang menjadi roh pergerakan Muhammadiyah.

 

1. Hakikat Muhammadiyah: Kaderisasi sebagai Jantung Organisasi

Ketua PDM Garut menegaskan bahwa hakikat Muhammadiyah terletak pada kaderisasi sebagai jantung organisasi. “Membangun organisasi harus dengan istiqomah, sesuai dengan ideologi dan pemahaman keagamaan Muhammadiyah,” tegasnya. Beliau menyayangkan bahwa saat ini banyak pimpinan yang mulai melupakan perangkat-perangkat dasar kemuhammadiyahan. “Kader tidak boleh lepas dari landasan utamanya. Itulah yang menjadi pondasi dan pembeda kita,” imbuhnya.

 

2. Muhammadiyah adalah Gerakan yang Bergerak Melayani

Poin kedua yang ditekankan adalah esensi Muhammadiyah sebagai sebuah gerakan. “Muhammadiyah adalah gerakan. Selama kita bergerak, berarti Muhammadiyah masih hidup,” ungkapnya. Gerakan ini, lanjutnya, harus memiliki prioritas yang jelas: memberikan layanan terbaik dari kader kepada masyarakat. “Dahulukan majelis-majelis yang langsung bersentuhan dengan layanan masyarakat. Kita hadir untuk menyumbangkan seluruh tenaga dan pikiran bagi kemaslahatan umat.”

 

Beliau juga meluruskan persepsi tentang misi Muhammadiyah. “Muhammadiyah berdiri bukan sekadar untuk melawan TBC (Tahayul, Bid’ah, Churafat). TBC itu adalah akibat. Akar yang sesungguhnya kita lawan adalah kebodohan. Kebodohan inilah yang melahirkan kemiskinan, keterbelakangan, dan akhirnya kesesatan,” paparnya dengan tegas.

Baca Juga  Launching Perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) Muhammadiyah Garut

 

3. Membangun Budaya Khas ‘Muhammadiyah’

Terakhir, disampaikan pentingnya membangun budaya khas Muhammadiyah. “Kita harus membangun tradisi atau ‘budaya’ khas Muhammadiyah,” ajaknya. Budaya itu diwujudkan dalam kegiatan rutin berkumpul, bertemu, dan membicarakan persoalan serta perkembangan Muhammadiyah. “Ide dan gagasan segar justru sering lahir dari obrolan ringan dan hangat saat kita berkumpul bersama rekan-rekan seperjuangan. Dari sinilah tali silaturahmi dan kekuatan kolektif kita tumbuh,” ujarnya.

 

Hasil Rapat Kerja Diharapkan Harus Mengacu pada Pendekatan SMART

Menutup sambutannya, Ketua PDM Garut menegaskan bahwa seluruh rencana dan program kerja yang dihasilkan dari rapat ini harus konkret dan terukur. “Hendaknya rapat kerja ini menghasilkan program dengan pendekatan SMART,” pesannya, yang kemudian dijelaskan sebagai berikut:

  • S – Specific (Spesifik): Tujuan dan program harus jelas, tidak umum.
  • M – Measurable (Dapat Diukur): Program harus dapat diukur kemajuan dan hasilnya, serta dapat dipahami oleh semua pihak.
  • A – Achievable (Dapat Dicapai): Target harus realistis dan mampu diraih dengan sumber daya yang ada.
  • R – Relevant/Realistis (Relevan): Program harus menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terasa manfaatnya, dan nyata dampaknya.
  • T – Time-bound (Berbatas Waktu): Harus memiliki batas waktu yang jelas dan tepat waktu dalam pelaksanaannya.

 

Dengan menggabungkan refleksi spiritual, keteguhan pada ideologi, semangat gerakan pelayanan, dan perencanaan yang matang dengan metode SMART, rapat kerja ini diharapkan dapat menjadi momentum percepatan bagi Muhammadiyah Garut untuk berkontribusi lebih nyata, terukur, dan bermakna bagi masyarakat luas.

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *