Berita

Pelatihan JULEHA Garut diikuti 145 Peserta Siap Lahirkan ‘Jagal Mu’ sebagai Garda Halal Muhammadiyah

GenMu.id | 17 Mei 2026

Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Garut Kota bukan sekadar ajang teknis memotong hewan. Di balik pisau dan bilah, tersimpan pesan peradaban: bagaimana umat Islam menjunjung tinggi etika, kesejahteraan hewan, dan keadilan sosial dalam ibadah kurban. Dengan 145 peserta lintas ranting, ortom, amal usaha, bahkan dari luar kota seperti Bandung dan Tasikmalaya, kegiatan ini menegaskan peran Muhammadiyah sebagai jembatan antara syariat dan praktik kemanusiaan yang bermartabat.

Menyembelih dengan Ilmu, Bukan Sekadar Tradisi

Pelatihan yang digelar di Garut ini dirancang padat dan terstruktur. Uniknya, sebelum seremoni pembukaan, peserta langsung menjalani praktik penyembelihan dengan 6 ekor kambing dan 10 ekor ayam yang disediakan panitia. Pendekatan ini sengaja dipilih agar teori tidak berjarak dari realitas lapangan. Instruktur dari DPD Juleha Kabupaten Garut membimbing langsung teknik memotong yang benar, sesuai syariat dan standar halal.

Rangkaian pembukaan resmi digelar setelah praktik awal, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rizky Nugraha (IPM), dilanjutkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah. Sambutan Ketua PCM Garut Kota, H. Asep Irfan, S.Ag., menekankan pentingnya sertifikasi juru sembelih untuk menjamin kehalalan dan kualitas daging kurban. Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Garut, drh. Dyah Savitri, MA., dalam sambutannya mengapresiasi langkah Muhammadiyah yang turut mencerdaskan masyarakat dalam penanganan hewan kurban. Acara kemudian resmi dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut, Deden Wahyudin, M.Pd., dan ditutup dengan doa oleh H. Dede Hidayat, S.Pd., MM.

Baca Juga  PD Muhammadiyah Garut Terima Kunjungan Silaturahmi Pengurus MUI Garut

Materi Fikih hingga Kesejahteraan Hewan

Setelah pembukaan, peserta mendapatkan empat materi utama. Materi pertama tentang Fikih Udhiyah disampaikan oleh KH. Asep Zakaria, Lc., M.Si. Beliau mengupas tuntas hukum, syarat, dan etika berkurban yang sering diabaikan. Setelah coffee break, masuk ke Materi kedua: Kesejahteraan Hewan (animal welfare) oleh instruktur DPD Juleha. Sesi ini membahas bagaimana memperlakukan hewan sebelum, saat, dan setelah penyembelihan dengan penuh ihsan.

Usai istirahat, sholat, dan makan bersama, peserta kembali mengikuti dua materi teknis. Materi ketiga memperkenalkan jenis bilah dan teknik mengasah pisau — hal krusial agar penyembelihan cepat dan tidak menyiksa hewan. Materi keempat membahas handling, perubahan posisi, dan tali-temali dalam praktik. Semua sesi teknis dibawakan langsung oleh instruktur DPD Juleha Garut yang berpengalaman.

Evaluasi, Sertifikat, dan Lahirnya “Jagal Mu Garut Kota”

Puncak pelatihan adalah evaluasi dan rencana tindak lanjut, dilanjutkan pembagian sertifikat. Yang paling istimewa, kegiatan ini meresmikan pembentukan “Jagal Mu Garut Kota” — sebuah wadah juru sembelih halal binaan Muhammadiyah yang diharapkan menjadi rujukan kurban dan aqiqah di wilayah Garut dan sekitarnya. Penutupan berlangsung khidmat, menandai lahirnya ekosistem penyembelihan halal yang profesional dan beretika.

Peserta Pelatihan: Lintas Cabang, Ortom, Hingga Luar Kota

Sebanyak 145 orang mengikuti pelatihan ini dengan komposisi yang beragam. Mereka berasal dari utusan ranting, organisasi otonom (ortom), dan amal usaha Muhammadiyah di lingkungan PCM Garut Kota. Tidak hanya itu, peserta juga datang dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) lainnya di Kabupaten Garut, serta dari luar kota seperti Bandung dan Tasikmalaya. Keberagaman asal peserta ini menunjukkan tingginya minat terhadap sertifikasi juru sembelih halal serta kebutuhan akan standar kurban yang lebih baik di kalangan warga persyarikatan dan masyarakat umum.

Baca Juga  SMK Muhammadiyah Tarogong Kidul Garut Menuju Sekolah Aman, Nyaman dan Menyenangkan

Penulis: Tim Redaksi GenMu.id

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *