Berita

Merajut Ukhuwah di Tarogong Kidul: Ketika Empat Ormas Islam Bersatu dalam Dakwah dan Kemanusiaan

GenMu.id | 27 Juni 2026

Kehadiran agama di ruang publik idealnya menjadi jembatan yang memperkokoh persaudaraan, meneguhkan nilai kemanusiaan, serta membangun keadaban mulia. Di tengah tantangan polarisasi, keberhasilan menyatukan berbagai elemen umat menjadi oase yang menyegarkan bagi demokrasi dan kohesi sosial. Semangat inilah yang terpancar kuat dari Garut, saat perbedaan amaliah melebur dalam visi besar dakwah yang merangkul dan mencerahkan.

Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Tarogong Kidul bekerja sama dengan Majlis Taklim Alhidayah dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tarogong Kidul sukses menyelenggarakan Tabligh Akbar sekaligus Bakti Sosial Santunan Anak Yatim/Piatu pada Kamis, 15 Juni 2026. Mengusung tema “Merajut Ukhuwah Tingkatkan Semangat Hijrah”, momentum ini menjadi bukti nyata implementasi pilar kemaslahatan umat di tingkat akar rumput.

Sinergi Lintas Ormas: Manifestasi Pilar Keempat MUI

Di bawah kepemimpinan KH. Heri Haerudin sebagai Ketua dan Komar, A.Ma sebagai Sekretaris, DKM Masjid Besar Tarogong Kidul berhasil mewujudkan pilar keempat MUI, yakni bersatu dalam dakwah demi tegaknya amar makruf nahi munkar. Empat kekuatan unsur organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam besar—Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, PERSIS, dan Syarikat Islam (SI)—bersatu padu dalam satu wadah perjuangan memakmurkan masjid.

Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri oleh kurang lebih 350 jamaah serta 80 anak yatim. Selain sebagai ruang spiritual, agenda ini juga menjadi penanda (launching) program pengajian rutin bulanan DKM Besar Tarogong Kidul yang diproyeksikan menjadi program unggulan keagamaan di wilayah tersebut.

Pesan Kebangsaan dan Keagamaan dari Para Tokoh

Ketua MUI Kabupaten Garut, KH. Rd. Amin Muhyiddin Maolani, yang hadir sebagai pemateri utama Tabligh Akbar, menekankan pentingnya menjaga kondusivitas umat melalui pembacaan empat pilar penting. Beliau menguraikan empat pilar MUI yang harus dipegang teguh oleh seluruh elemen Muslim:

“Untuk membangun umat yang kokoh, kita harus bersatu dalam akidah, bersama dalam ibadah, bertoleransi dalam khilafiyah, dan bekerja sama dalam dakwah.”

Turut hadir memberikan dukungan, H. Ahab Syhabudin, S.Hi., anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus salah satu tokoh perintis pembangunan Masjid Besar Tarogong Kidul. Kehadirannya dibersamai oleh jajaran Forkopimcam, termasuk EA Rustandi, SIP, MM yang hadir mewakili Camat Tarogong Kidul, Ketua MUI Kecamatan Tarogong Kidul Drs. Badrussalam, M.Si, Ketua DMI Kecamatan Tarogong Kidul Andrianto, serta para Kepala Desa dan Lurah dari wilayah Mekargalih, Sukagalih, Pataruman, Sukajaya, dan Kersamenak yang secara aktif mendorong masyarakatnya untuk menyukseskan program keumatan ini.

Gotong Royong Lintas Sektor demi Kemanusiaan

Keberhasilan acara ini tidak lepas dari sokongan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders). LAZISMU bertindak sebagai donatur utama dalam agenda bakti sosial santunan yatim, disusul oleh partisipasi aktif dari PT PLN Indonesia Power UBP Kamojang, pihak kepolisian (Kapolsek), TNI (Danramil), serta Kepala KUA Tarogong Kidul, H. Misbah.

Mewakili jajaran pengurus, Sekretaris DKM Masjid Besar Tarogong Kidul, Komar, A.Ma., menyampaikan apresiasi mendalam atas gotong royong yang tercipta:

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sangat mendalam kepada seluruh stakeholder, mulai dari pemerintahan, ormas-ormas Islam, Ketua Majlis Taklim Alhidayah Ibu Suliani Maardi, lembaga BUMN, BUMD, serta para donatur yang telah membantu hingga suksesnya acara ini. Semoga semua pengorbanan dan kebaikan kita semua diterima di sisi-Nya. Jazaakumullohu Khoiron Katsiiro.”


Penulis: Redaksi GenMu.id | Sumber: Liputan Lapangan DKM Masjid Besar Tarogong Kidul

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *