
GENMU, Garut – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Panawuan Lebak resmi melaksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Matahari Centre pada Jumat (31/07/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pembangunan sebuah pusat kegiatan yang diharapkan mampu menjawab berbagai persoalan sosial sekaligus menjadi ruang pemberdayaan bagi masyarakat.
Acara peletakan batu pertama berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh jajaran PRM Panawuan Lebak selaku panitia pelaksana, muwaqif yang telah mewakafkan tanah untuk pembangunan gedung, Ketua Rukun Warga, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut memberikan dukungan terhadap pembangunan tersebut.
Momentum peletakan batu pertama ini tidak hanya menjadi seremoni dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol lahirnya semangat gotong royong dan kepedulian bersama dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik. Pembangunan Matahari Centre terinspirasi oleh semangat firman Allah Swt. dalam QS. Ali Imran ayat 110 tentang kewajiban umat Islam untuk mewujudkan khairu ummah (umat terbaik), menegakkan gerakan amar ma’ruf nahi mungkar secara terorganisir, dan membangun peradaban berkemajuan, PRM Panawuan Lebak berikhtiar menghadirkan sebuah pusat kegiatan yang mampu merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat, mulai dari aspek mental, moral, ekonomi, hingga keilmuan. Matahari Centre dirancang sebagai ruang bersama yang tidak hanya menjadi pusat aktivitas Muhammadiyah, tetapi juga menjadi wadah pembinaan, pemberdayaan, dan pelayanan bagi masyarakat secara luas.
Ketua PRM Panawuan Lebak, Kiki M Darda menyampaikan bahwa gagasan pembangunan Matahari Centre berangkat dari keprihatinan terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat. Salah satunya adalah masih adanya warga yang hidup dalam kondisi yang memprihatinkan dengan keterbatasan ruang hunian, sehingga menjadi potret nyata persoalan sosial yang perlu mendapatkan solusi secara bersama-sama.
“Pembangunan Matahari Centre bukan sekadar mendirikan sebuah gedung, tetapi menghadirkan solusi bagi masyarakat. Gedung ini dirancang menjadi bangunan tiga lantai. Lantai pertama akan difungsikan sebagai aula serbaguna untuk berbagai kegiatan masyarakat. Lantai kedua diharapkan menjadi ruang aman yang mampu menghadirkan pembinaan, pendampingan, dan pemberdayaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Adapun lantai ketiga akan difungsikan sebagai pusat kesekretariatan Muhammadiyah beserta organisasi otonomnya agar gerakan dakwah dan pelayanan kepada umat semakin terintegrasi. Lantai ini juga akan menjadi ruang kolaborasi untuk berbagai forum pertemuan, sharing, sekaligus pusat pengembangan keilmuan melalui kegiatan tarbiyah, pembinaan kader, serta penguatan kapasitas masyarakati,” ujarnya.
Sementara itu, muwaqif yang mewakafkan tanahnya berharap pembangunan Matahari Centre menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap gedung tersebut senantiasa digunakan untuk kegiatan keagamaan, pendidikan, dan berbagai aktivitas yang membawa keberkahan bagi umat.

Harapan serupa juga disampaikan masyarakat setempat. Menurutnya, kehadiran Matahari Centre diharapkan menjadi ruang yang aman dan positif bagi anak-anak serta para pemuda sehingga mereka memiliki wadah untuk mengembangkan potensi diri dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif, seperti narkoba, kriminalitas, maupun pergaulan yang merusak. Matahari Centre diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi yang berakhlak, berilmu, dan bermanfaat bagi lingkungan.
Tokoh masyarakat yang hadir turut menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan tersebut. Ia berharap Matahari Centre nantinya menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan masyarakat, mulai dari pengajian, pembinaan generasi muda, hingga berbagai kegiatan kemasyarakatan yang mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial.
Ketua Rukun Warga, Haris Hadarisman dalam sambutannya menyampaikan bahwa peletakan batu pertama bukan sekadar awal pembangunan sebuah gedung, melainkan awal membangun harapan bersama.
“Batu demi batu yang disusun hari ini adalah pondasi kebersamaan untuk masa depan warga. Gedung ini bukan hanya sekadar tembok dan atap, melainkan rumah bagi ribuan senyuman, lahirnya ide-ide besar, kegiatan positif, serta tempat memperkuat silaturahmi dan ikatan kekeluargaan. Setiap tetes keringat yang tercurah dalam pembangunan ini adalah wujud nyata kepedulian terhadap sesama,” ungkapnya.
Melalui peletakan batu pertama ini, PRM Panawuan Lebak berharap proses pembangunan Matahari Centre dapat berjalan dengan lancar, mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, serta selesai sesuai rencana. Kehadiran gedung ini diharapkan menjadi pusat peradaban yang menghadirkan manfaat luas, menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda, memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah, serta menjadi rumah bersama dalam membangun masyarakat yang religius, berdaya, dan berkemajuan.
















